Pages

Senin, 28 Februari 2011

Malam

MALAM

Kutanya pada malam
Tatkala mata tak terpejam
Kucoba bicara pada hati dan kutulis menjadi sajak dan bait bait
Ku rangkai kata demi kata

                 Seperti susunan litology pada sebuah batuan
                  Berkata pada diam, diam tak berkata namun memberi makna
                  Pada setiapke dalaman
                  Kucoba rangkaikan sebait kata yang tersirat pada ujung ujung jari menari

Hati yang terus sepi
Menunggu disana sang istri
Menghitung malam berdendang suara gangguan telepon genggam
Seperti sarang nyamuk tak ubahnya sama aku didalam Hutan


                 Kata yang terputus ku untai dan kurajut menjadi barisan puisi
                 yang tersusun rapi pada setiap bait kesepian
                 Hanya kepasrahan dan syukur atas takdir Tuhan
                 Semoga engkau cepat mempertemukan

0 komentar:

Poskan Komentar