MALAM
Kutanya pada malam
Tatkala mata tak terpejam
Kucoba bicara pada hati dan kutulis menjadi sajak dan bait bait
Ku rangkai kata demi kata
Seperti susunan litology pada sebuah batuan
Berkata pada diam, diam tak berkata namun memberi makna
Pada setiapke dalaman
Kucoba rangkaikan sebait kata yang tersirat pada ujung ujung jari menari
Hati yang terus sepi
Menunggu disana sang istri
Menghitung malam berdendang suara gangguan telepon genggam
Seperti sarang nyamuk tak ubahnya sama aku didalam Hutan
Kata yang terputus ku untai dan kurajut menjadi barisan puisi
yang tersusun rapi pada setiap bait kesepian
Hanya kepasrahan dan syukur atas takdir Tuhan
Semoga engkau cepat mempertemukan
0 komentar:
Poskan Komentar